Selasa, 20 Desember 2011

Pantai Gandoria

 Di hari weekend biasanya memang sengaja saya sempatkan untuk jalan-jalan bersama keluarga untuk mendatangi tempat-tempat yang belum pernah ataupun yang sudah pernah saya datangi sekedar untuk refresing. Kali ini saya sengaja menjadwalkan jalan ke kota Pariaman yang tidak terlalu jauh ke arah utara kurang lebih 25 km dari kota Padang atau kurang lebih 30-45 menit.
Kota Pariaman resmi berdiri menjadi daerah otonom kotamadya sejak tahun 2002 setelah memisahkan diri dari Kabupaten Padang Pariaman. Sebelumnya Kotamadya Pariaman masih berstatus kota administratif yang menjadi bagian dari Kabupaten Padang Pariaman.



Camera : Canon EOS 5 D M II, Lens : EF 16-35mm f/2.8, ISO : 500, Speed : 1/125, AV : 2.8, Filter : ND 8

View landscape di kota Pariaman kalau di telusuri dan di abadikan dalam kamera sungguh memukau bagi yang jeli melihat dan pada saat cuaca yang cerah.  Dengan latar belakang deretan pegunungan Singgalang hamparan sawah hijau yang tepat di tengah kota ini menjadi salah satu ciri khas keindahan tersendiri dari kota Pariaman. 



View Gandoria Beach.




Belumlah terasa cukup kalau kita berkunjung ke Kota Pariaman ini tanpa mengunjungi tempat wisatanya yang cukup terkenal akan keindahannya. Wisata pantainya yang kali ini saya kunjungi adalah pantai Gondoria. Pantai Gondoria ini selain cukup populer akan keindahannya juga terkenal karena setiap tahunnya merupakan tempat di selenggarakannya upacara budaya Tabuik. Perayaan tabuik diselenggarakan setiap 1-10 Muharam adalah suatu upacara untuk memperingati meninggalnya Husein (Cucu Nabi Muhamad SAW)



Canon EOS 5 D M II, EF 16-35mm f/2.8







benderaku masih tetap berkibar..


Selain deretan payung-payung di sepanjang pantai,kita juga bisa menikmati deretan perahu-perahu nelayan yang di "parkir" di pantai pada saat para nelayan tidak melaut. Selain langitnya yang membiru dan air lautnya yang terhampar menghijau, Kita juga akan bertatapan langsung dengan Pulau Angso Duo, pulau inilah yang tampak jelas dari pantai Gandoriah.




Compang-camping benderaku..




Melabuh..



Tercampakkan..
keindahanku selalu ku peruntukkan untukmu..
lepaskan penatmu.. buang gundahmu..
di hamparan pasir lembut..
di sela-sela riuhnya ombak..
di merah ronanya senja..
satu pintaku..
jaga jangan kau nodai cantikku..

Tidak ada komentar: